Selasa, 23 April 2013

Akibat ingin Cepat Sampai



            Setiap Jumat sore, aku diperbolehkan mama bermain ke rumah teman – teman. Sebab, selain keesokannya libur, aku bisa refreshing karena seminggu penuh serius belajar. Oleh karena itu saat bel pulang sekolah pada hari Jumat berbunyi, hatiku merasa senang sekali.

            Pada Jumat itu, aku dan teman – teman akan bermain ke rumah Nabilla. Jarak rumah Nabilla cukup dekat dari sekolah, yaitu hanya sekali tempuh dengan angkutan perkotaan atau angkot. Namun, aku dan teman – teman mesti menyebrang jalan raya.
            Ketika itu, keadaan jalan raya sangat ramai. Nabilla sudah berhasil menyebrang jalan lebih dulu. Sementara aku dan teman – teman yang lain, yaitu Sekar, Zahra, dan Dickma belum berhasil menyeberang. Terdorong keinginan cepat sampai di seberang jalan, aku dan Sekar menyeberang hanya dengan menengok ke arah kiri. Namun, tiba – tiba dari arah depan, srettt... sebuah sepeda motor menyerempet kamu. Aaaaah... tas yang kubawa tersangkut pada sepeda motor itu dan aku pun terjatuh! Untunglah aku dan Sekar tak terluka parah, lutut kami hanya memerah. Pengendara sepeda motor itu lalu menasihati kami agar berhati – hati bila menyeberang jalan.
            Aku berusaha tegar dalam menahan rasa perih akibat kejadian itu. Nabilla, Zahra, dan Dickma khawatir melihat keadaanku dan Sekar. Mereka kemudian berpesan agar kali lain aku tidak terburu – buru ketika akan menyeberang jalan. Hmm... seneng deh, punya teman – teman yang baik dan perhatian seperti mereka.
            Sejak itu, aku berjalan untuk selalu berhati – hati saat menyeberang jalan. Aku tidak ingin kejadian serupa yang tidak menyenangkan itu menimpaku lagi.

Ceritaku yang dimuat di majalah GIRLS No. 15 tahun 7

Tidak ada komentar:

Posting Komentar