Minggu, 19 Mei 2013

Oh... Ponselku!



           Malam itu, aku men-charge baterai ponselku. Namun, karena mengantuk, kubiarkan saja ponselku dalam keadaan di-charge. Pagi harinya, mama mengatakan bahwa charger sudah beliau lepas dan ponselku diletakkan di dekat dompet. Aku pun mengangguk – angguk tanpa sempat memeriksa posisi ponselku.

            Sepulang sekolah, kakakku dan mama akan pergi untuk memotong rambut sekaligus membeli bahan praktik IPA dan matematika. Sebelum mama pergi, beliau bertanya kepadaku, “Ponselmu mana?” Deggg... sontak aku baru teringat ponselku. Aku lalu mencari di dekat dompet, namun ponselku tidak ditemukan. Waaah! Aku panik sekali! Secepat kilat, aku pun mencarinya ke mana – mana. Aku tak ingin kehilangan ponselku.
            Tak lama, nenekku berseru, “Tiaaan... apa ini di kolong tempat tidurmu?” aku pun segera menghampiri nenekku. Olalaaa... ternyata ponselku ada di sana karena terjatuh! Hmm... tadi pagi rupanya kakakku memainkan ponselku. Selesai memainkan, ponselku digeletakkan begitu saja olehnya. Beberapa saat kemudian, mama merapikan tempat tidurku. Tak sengaja ponselku lalu tergeser hingga jatuh ke kolong. Untunglah, ponselku tidak rusak.
            Dari kejadian ini, ada pelajaran berharga yang dapat kupetik. Aku tidak boleh teledor. Sebab, sikap teledor bisa merugikan diri sendiri. Selain itu, aku tidak boleh cepat panik ketika mendapat masalah. Sikap panik justru membuat pikiranku terhambat sehingga sulit menyelesaikan masalah.

Ceritaku yang dimuat di Majalah GIRLS No. 20 tahun VIII

2 komentar:

  1. Kak Tian ... kok jadi hiatus sih Kak? Tambah dong entrinya ^^ gimana sih cara ganti template nya kak? jadi kayak panda giut? lucu ^^ gimana caranya?

    BalasHapus
  2. maaf banget baru aku bales,baru aku cek soalnya. hehehe... aku mau nambah entri tapi error mulu. hehehe... ^_^

    BalasHapus