Pada hari Jumat, aku menemani
tiga temanku jajan di kantin belakang. Terus terang, kami jarang jajan di sana.
Selain karena variasi jajanannya tidak banyak dan tempatnya kurang bersih,
banyak kakak kelas laki – laki berkumpul di kantin itu.
Selesai menikmati jajanan, kami
bergegas kembali ke kelas. Namun, tiba – tiba temanku yang bernama Nurme
berkata kepadaku, “Eh Yan, di rok kamu ada apaan itu, putih – putih?” aku pun
langsung memeriksa rokku. Hiiii... ternyata di bagian belakang rokku ada permen
karet yang menempel. Sungguh menjijikkan sekali! Apalagi permen karet itu
tampaknya bekas dikulum seseorang! Wah, pasti ada yang iseng menempelkan permen
karet di bangku kantin belakang!
Aku lalu mengajak tiga teman
untuk menemaniku ke toilet. Aku ingin membersihkan rokku dari permen karet
dengan menggunakan air. Namun, ternyata permen karet itu tidak bisa hilang
sepenuhnya. Untuk menutupinya, dengan malu – malu aku berjalan paling depan
sambil menutupi permen karet di rokku. Sedangkan teman – teman berjalan di
belakangku. Aku takut dijaili dan ditertawakan jika ada teman laki – laki yang
melihat!
Sesampainya di kelas, temanku
Vivi dan beberapa teman perempuan lainnya membantuku membersihkan permen karet
dengan menggunakan penggaris. Huft... kini permen karet itu tinggal sedikit
membekas di rokku. Dengan cairan hand sanitizer milik temanku, aku lalu
mengucek rokku. Permen karet itu sudah lumayan hilang, yang tersisa kini
lengketnya. Aku pun kembali ke toilet untuk membersihkannya. Tak lama,
taraaa... dengan usaha keras, akhirnya rokku terbebas dari permen karet!
Sekarang, aku harus bertanggung
jawab untuk membersihkan penggaris temanku yang sempat terkena permen karet. Aku
lalu menggunakan tisu basa untuk membersihkannya. Hahaha... kejadian seru ini
tak akan pernah kulupakan.
Ceritaku
yang pernah dimuat di Majalah GIRLS No. 15 Tahun IX
Tidak ada komentar:
Posting Komentar